Pemerintah DKI Jakarta akan mengesahkan Perda Larangan Berhenti Merokok Total di gedung-gedung perkantoran dan tempat umum. Perda ini dikeluarkan menyusul perda laranagn merokok sebelumnya di anggap kurang efektif karena masih banyak kawasan atau tempat umum yang membolehkan untuk merokok.
Secara lebih umum,larangan berhenti total merokok ini diberlakukan dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang berada di kawasan umum atau gedung perkantoran,selain itu Perda ini dikeluarkan untuk memberikan penddikan pada generasi muda saat ini tentang bahaya asap rokok bagi kesehatan.
Gubernur Fauzi Wibowo,perda baru disahkan pada tanggal 10 November bertepatan dengan Hari Pahlawan yang dimaksudkan melambangkan bahwa seseorang yang berani meniggalkan kebiasaan merokok adalah seperti pahlawan."Berani melawan asap rokok sama halnya dengan berani menentang asap mesiu penjajah," Kata Fauzi.
Menurut Perda ini,gedung-gedung yang wajib bebas rokok adalah,perkantoran,rumah sakit, sekolah-sekolah,tempat ibadah dan tempat umum (mall,atau taman kota).
Perda larangan ini juga diberlakukan di 7 provinsi antara lain yaitu DIY Yogyakata, Provinsi Gorontalo,dan Bali. Laragan merokok bahkan sudah di berlakukan di negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Di Amerika serikat orang harus keluar gedung terlebih dahulu apabila ingin merokok.
Search engine
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Oktober 2010
Berita Hari ini
LETUSAN GUNUNG MERAPI DI YOGYAKARTA
Pada hari selasa tanggal 26 oktober 2010,Indonesia kembali mengalami musibah atau bencana alam.Kali ini musibah menimpa saudara kita yang berada di daerah Sleman,Yogyakarta.Kemarin sudah banyak korban yang di evakuasi di tempat penampungan bencana gunung merapi dan tidak sedikit pula korban yang tidak terselamatkan. Mulai dari kemarin kota yogyakarta dan sekitarnya mengalami hujan batu dan debu vulkanik yang menyelimuti kota tersebut. Banyak korban yang berjatuhan di akibatkan sengatan awan panas yang ditimbulkan oleh letusan gunung merapi dan juga banyak korban yang tewas akibat terganggunya pernafasan mereka akibat debu vulkanik gunung merapi. Para korban kemudian dilarikan ke RS Sardjito untuk dilakukan identifikasi,mulai dari kemarin hingga rabu siang ini korban mencapai 28 orang.Dari seluruh korban tersebut hanya 4 orang yang berhasil di identifikasi oleh pihak RS Sardjito diantaranya:
1. Ny Pujo (68), perempuan, kondisi badan luka bakar 70 persen.2. Tarno (60), laki-laki, kondisi badan luka bakar 70 persen.
3. Muji (30), laki-laki, kondisi badan luka bakar 89 persen.
4. Ny Mursiyah (45), perempuan, kondisi luka bakar 70 persen.
Kebanyakan korban berusia diatas 30 tahun dan tidak sedikit pula anak-anak yg menjadi korban,dari ke 28 jenasah tersebut baru 2 jenasah yang telah di ambil oleh pihak keluarga mereka adalah Yuniawan wahyu Nugroho dan Yamto Utomo. Yamto yang merupakan warga Ngrangkang,Cangkringan,akan di kebumikan oleh keluarga di Kawungsari,Pakem.
Jenasah-jenasah lainnya kini masih berada di ruang forensik RS Sardjito untuk di otopsi,pihak RS sedikit susah untuk melakukan identifikasi di karenakan banyak korban yang mengalami luka bakar hampir 80% sehingga sangat sulit dikenali oleh pihak keluarga. Diantara korban tersebut terdapat jenasah Mbah Marijan yang merupakan juru kunci Gunung Merapi Kakek 83 tahun ini ditemukan kaku dalam posisi sujud di dapur.
Kita sebagai WNI ikut merasa prihatin dan simpati atas kejadian ini,serta memberikan do'a,dukungan moral dan materiil agar saudara kita diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menjalani cobaan ini.
http://news.id.detiknews.com
Langganan:
Postingan (Atom)